Kodeloka
  1. Kodeloka
  2. Kelas Prometheus
  3. Materi

Materi tertulis · 15 modul

Materi Prometheus

Kelas Prometheus berbahasa Indonesia: 15 modul tentang model metrik, instrumentasi, exporter, PromQL, rate dan agregasi, service discovery, recording rule, alerting dan Alertmanager, penyimpanan dan federation, serta kardinalitas.

  1. 1. Konsep Prometheus: Model Pull, Time Series & LabelMemahami cara Prometheus menyimpan data, kenapa memakai model pull, dan apa yang sebenarnya dimaksud "satu metrik".
  2. 2. Instalasi Prometheus: Docker, Binary, systemd & WindowsMemasang Prometheus dari nol sampai berhasil men-scrape target pertama, dengan konfigurasi yang aman untuk produksi.
  3. 3. Empat Tipe Metrik: Counter, Gauge, Histogram, SummaryMemilih tipe metrik yang tepat, memahami cara kerja histogram, dan menghindari kesalahan yang membuat data tidak bisa dianalisis.
  4. 4. Instrumentasi Aplikasi: Go, Python, Node.js & Metode REDMenambahkan metrik ke aplikasi Anda sendiri dengan benar, dan memilih metrik apa yang benar-benar layak dipantau.
  5. 5. Exporter: node, blackbox, postgres, cAdvisor & TextfileMemantau sistem dan software yang tidak bisa Anda ubah kodenya, serta cara membuat metrik kustom tanpa menulis exporter sendiri.
  6. 6. PromQL Dasar: Selector, Matcher & Tipe VektorFondasi bahasa query Prometheus: cara memilih data, empat jenis matcher, dan perbedaan krusial instant vector dan range vector.
  7. 7. rate, irate, increase & Jebakan CounterTiga fungsi yang paling sering dipakai sekaligus paling sering disalahgunakan, beserta perilaku ekstrapolasi yang membingungkan.
  8. 8. Agregasi, Operator & Menghitung SLIMenggabungkan ribuan time series menjadi angka yang bermakna, dan merangkainya menjadi indikator kualitas layanan.
  9. 9. Vector Matching Lanjutan: group_left, Subquery & Info MetricMenggabungkan metrik dari sumber berbeda, menambahkan metadata ke hasil query, dan teknik query di atas query.
  10. 10. Scrape Config, Service Discovery & RelabelingMenemukan target secara otomatis, dan mengendalikan label serta metrik mana yang disimpan — kunci utama menjaga Prometheus tetap sehat.
  11. 11. Recording Rules: Mempercepat Query & Menstabilkan DashboardMenghitung query mahal sekali di belakang layar, lalu memakainya berulang kali — teknik wajib untuk dashboard dan SLO.
  12. 12. Alerting Rules: Menulis Alert yang Layak DibunyikanMembuat alert yang benar-benar berarti, memakai for dan label dengan tepat, serta menghindari alert fatigue.
  13. 13. Alertmanager: Routing, Grouping, Inhibition & SilenceMengubah ratusan alert mentah menjadi sedikit notifikasi yang tepat sasaran, ke orang yang tepat, pada waktu yang tepat.
  14. 14. Storage, Retensi, Remote Write, HA & FederationBagaimana Prometheus menyimpan data, cara memperbesar kapasitas, dan pilihan arsitektur saat satu instance tidak lagi cukup.
  15. 15. Kardinalitas, Performa & TroubleshootingMendiagnosis Prometheus yang lambat atau kehabisan memori, menemukan biang keroknya, dan memperbaikinya secara permanen.