Kodeloka
  1. Kodeloka
  2. Kelas Redis
  3. Materi

Dasar ยท Modul 3 dari 21

Perintah Dasar Redis Client & Server

Menguasai perintah utilitas redis-cli: SELECT database 0-15, PING, ECHO, DBSIZE, INFO, FLUSHDB, dan MONITOR.

๐Ÿ“Œ Ringkasan Eksekutif Modul:
Redis menyediakan 16 logical database bawaan (index 0 hingga 15). Utilitas seperti `DBSIZE`, `INFO`, `KEYS`, dan `FLUSHDB` digunakan untuk manajemen data dan status server.

1. Multi-Database di Redis

Secara default, satu instance Redis Server menyediakan 16 Logical Databases berlabel nomor 0 sampai 15. Saat pertama kali terhubung, Anda akan berada di Database 0.

Untuk berpindah antar database, gunakan perintah SELECT <index>:

redis-cli
SELECT 1      # Pindah ke Database index 1
SELECT 0      # Kembali ke Database index 0
โš ๏ธ Catatan Production Best Practice:
Di lingkungan production microservices, daripada membagi data menggunakan index database (SELECT 1, 2, dll), lebih direkomendasikan menggunakan instance Redis terpisah atau namespace key prefix (misal auth:user:1, cart:item:99).

2. Perintah Utilitas Penting

  • PING [message]: Menguji apakah server aktif.
  • ECHO message: Mengembalikan teks pesan yang dikirimkan.
  • DBSIZE: Menampilkan jumlah total key yang tersimpan di database aktif saat ini.
  • INFO [section]: Menampilkan statistik lengkap server (memory, clients, persistence, stats, cpu). Contoh: INFO memory.
  • KEYS pattern: Mencari key yang cocok dengan pattern. (Contoh: KEYS user:*). Perhatian: Hindari KEYS * di production!
  • EXISTS key: Memeriksa apakah suatu key ada di database (mengembalikan 1 jika ada, 0 jika tidak ada).
  • TYPE key: Mengembalikan jenis tipe data dari key tersebut (string, hash, list, set, zset).
  • DEL key [key ...]: Menghapus satu atau beberapa key sekaligus.
  • FLUSHDB: Menghapus seluruh key pada database yang sedang aktif saja.
  • FLUSHALL: Menghapus SELURUH key di SEMUA database (0-15). Gunakan dengan sangat hati-hati!